UKJ AJI, Tim Penguji : Jaga Terus Kode Etik dan Kode Prilaku Usai Ujian

Jurnalis asal Palembang, Jambi, dan Pangkal Pinang usai mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) di Sungai Liat, Bangka. (FOTO: MALA ANINDHITA/MATA-ANGIN)

MATA-ANGIN, SUNGAI LIAT – Usai sudah Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia selama dua hari yang diselenggarakan Sabtu-Minggu (8-9/2/2020) di Tanjung Pesona Resort, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

UKJ perdana bagi AJI Biro Pangkalpinang dibantu AJI Palembang itu berlangsung cukup menarik meskipun pada hari pertama banyak peserta yang merasa nervous.

Adapun tim penguji yakni Budisantoso Budiman (Badan Penguji AJI Indonesia/Antara), Willy Pramudya (Majelis Etik AJI Indonesia), Winahyu Dwi Utami (AJI Indonesia) dan M Ramond EPU (Ketua AJI Jambi).

Menurut Budisantoso jika nantinya 23 peserta UKJ AJI di Pangkalpinang dinyatakan kompeten, namun jauh lebih penting bagaimana para peserta UKJ AJI saat ini dapat terus memperkuat etik jurnalistik.

“Mari kita jaga integritas, jadikan anggota AJI sebagai etalase baik dalam penulisan maupun prilaku,” ujarnya.

Apalagi bagi AJI Biro Pangkalpinang yang tergolong baru didirikan dapat menjaga nilai-nilai keajiannya. Budisantoso juga menyinggung bagaimana perjuangan mendirikan AJI Biro Pangkalpinang dimana banyak sekali yang berminat dengan berbagai macam motivasinya.

“Untuk itu mari kita luruskan shaf dan luruskan niat, ” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, para peserta juga dibagikan sertifikat keikutsertaanya mengikuti UKJ AJI. Berbagai ragam pendapat peserta namun pada intinya mereka senang dan bangga karena dengan mengikuti UKJ AJI, profesi sebagai jurnalis dirasakan kian mulia dan mereka mendapatkan pencerahan yang jauh lebih baik.

Lihat Juga :  Intensitas Hujan Tinggi, Jembatan Desa Dalam Belimbing Muaraenim Ambles

Hal itu dibenarkan para peserta seperti Riki dari AJI Jambi. Menurut Riki, dari UKJ AJI dirinya mendapatkan manfaat lebih. Bahwa meski telah “khatam” di lapangan dalam hal peliputan, namun sangat perlu juga menjaga literasi terkait ilmu jurnalistik dan harus terus banyak belajar.

Ketua AJI Palembang, Prawira Maulana sangat mengapresiasi UKJ AJI di Pangkalpinang. Menurutnya, menjaga kode etik dan kode prilaku AJI jauh lebih penting setelah UKJ AJI itu sendiri. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*