Tertangkap Tangan Buang Sampah Sembarangan, Siap Siap Dibui 72 Jam

Aktivitas buang sampah yang dilakukan salah seorang warga. (FOTO: IST)

MATA-ANGIN, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang terus berupaya agar dapat menyelesaikan permasalahan sampah.

Salah satunya dengan memberikan saksi kurungan penjara terhadap pelaku yang terbukti membuang sampah sembarangan.

Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan Pemkot sebenarnya sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2015 yang mengatur mengenai pengelolaam sampah rumah tangga. Dalam aturan tersebut disebutkan pelaku yang terbukti membuang sampah sembarangan makan dapat dikenakan sanksi denda Rp 250 ribu dan penjara selama tiga hari.

“Sebelumnya sanksi pada aturan itu adalah denda Rp 50 juta dan penjara selama enam bulan. Tapi kini sudah direvisi kembali,” katanya, Senin (27/1/2020).

Harnojoyo bilang, untuk dapat mengoptimalkan aturan tersebut, Pemkot melalui Satuan Polisi Pamong Praja menjalin kerjasama dengan Pengadilan Negeri Palembang melalui penandatangan nota kesepahaman terkait masalah hukum dalam menegakkan perda tersebut.

“Satpol PP nantinya membantu mengawasi dan memberikan tindakan tegas jika masih ada oknum yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, kata Harnojoyo, pihaknya juga sedang merampungkan Peraturan Wali Kota (Perwali) No. 52 yang akan mengatur mengenai jam pembuangan sampah. Dimana, jam pembuangan dan pengangkutan sampah nantinya akan dibatasi hingga pukul 06.00 WIB. Kemudian menambah jumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara.

Lihat Juga :  Harimau di Muara Enim Masuk Perangkap, BKSDA Evakuasi ke Lampung

“Jadi kedepan buang sampah kita batasi hingga jam 6 pagi. Selebihnya, tidak boleh ada kegiatan membuang sampah begitupun untuk proses pengangkutan sampah di TPA,” katanya.

Sembari menunggu aturan tersebut, lanjut Harnojoyo, Sat Pol PP diharapkan dapat melakukan pengawasan secara optimal hingga ke tingkat kelurahan sehingga kedepannya permasalahan sampah dapat diselesaikan.

“Pol PP juga harus aktif melakukan sosialisasi soal larangan buang sampah sembarangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya, mengatakan setelah terjalinnya kerjasama dengan Pengadilan Negeri, maka kedepan setiap pelanggaran maka akan disidangkan oleh pengadilan. Bahkan, pelanggaran dapat langsung disidang ditempat.

“Meski begitu kita tetap mengupayakan cara persuasif agar masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” katanya. (mel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*