Siap Jadi “Wasit” Pesta Demokrasi, Kapolda Sumsel Silaturahmi ke DPD PDI Perjuangan Sumsel

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramandha N Kiemas menerima cenderamata dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM dalam silaturahmi ke DPD PDI Perjuangan Sumsel, Senin (6/7/2020)/Foto: Tunteja/MATA-ANGIN.COM)

MATA-ANGIN, PALEMBANG – Kendati pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah wilayah di Sumsel masih beberapa bulan lagi, namun Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan jika siap menjaga stabilitas keamanan dan kesolidan antar peserta pilkada nantinya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM menegaskan jika saat ini Sumatera Selatan masuk dalam kategori wilayah aman dan kondusif saat gelaran pesta demokrasi.

Namun, pihaknya memastikan agar tetap menjaga kondisi tersebut hingga masa jabatannya berakhir di wilayah hukum Sumsel.

“Saya baru satu bulan menjabat sebagai Kapolda Sumsel ini. Masyarakatnya juga taat hukum dan ikut serta menjaga keamanan,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan DPD PDI Perjuangan Sumsel, Senin (6/7/2020).

Di hadapan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas pun, Eko menyebut jika partai berlambang kepala banteng tersebut sangat solid dan memiliki akar yang kuat di antara kader kadernya. (FOTO: Tunteja/MATA-ANGIN.COM)

Di hadapan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas pun, Eko menyebut jika partai berlambang kepala banteng tersebut sangat solid dan memiliki akar yang kuat di antara kader kadernya.

“Kunjungan silaturahmi sudah saya lakukan pada beberapa lembaga dan organisasi di Sumsel. PDI Perjuangan salah satunya. Saat melihat jika partai ini sangat kuat dan kadernya sangat loyal. Untuk itu, kami siap membantu stabilitas keamanan Sumsel sebagai “wasit” saat pilkada nanti,” katanya.

Lihat Juga :  Lawan Covid-19, PDI Perjuangan Sumsel Bagikan Ribuan Masker dan Penyanitasi Tangan

Meski baru satu bulan di Sumsel, ia mengaku terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan kepada internal kepolisian. Dirinya banyak melakukan pembenahan di tubuh institusi Kapolda Sumsel.

“Pada HUT Polri beberapa waktu lalu, sudah ada 9 orang anggota saya pecat. Delapan di antaranya tersandung kasus narkoba. Ini membuktikan bahwa cengkeraman narkoba bisa mengintai siapa saja. Untuk itu, pembenahan terus dilakukan,” tegasnya.

Ia juga menyebut jika polisi juga tidak sempurna. “Paling tidak kami berupaya terus untuk memperbaiki. Jangan segan segan untuk terus melakukan kordinasi dengan kami, termasuk dari partai politik,” paparnya.

Selama di Sumsel nantinya, lanjut dia, Polda Sumsel akan menerapkan konsep Polisi Dulur Kito, yang artinya polisi bisa menjadi kawan siapapun. “Betul betul mengayomi masyarakat, bukan menakut nakuti. Stigma ini yang akan kita ubah,” imbuhnya.

Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramandha N Kiemas, menyambut menyambut baik kedatangan Kapolda Sumsel ke sekretariat DPD PDI Perjuangan Sumsel.

“Tentunya kian mendekatkan diri antara kita dengan pihak kepolisian. Akan kita jadwalkan nantinya untuk melakukan kunjungan ke Mapolda Sumsel untuk meningkatkan kerjasama di antara keduanya,” pungkasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*