Satu Pasien Positif Virus Corona di Sumsel

Satu pasien di Sumsel positif terpapar virus corona. (FOTO: Ilustrasi/Istimewa)

MATA ANGIN, PALEMBANG – Satu pasien di Sumatera Selatan dinyatakan positif terpapar virus corona. Hal tersebut terungkap saat konferensi pers yang dilakukan Juru Bicara Pemerintah RI untuk penanganan corona Achmad Yurianto, Selasa (24/3/2020).

Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan, satu pasien pasitif virus corona di Sumsel baru didapatkannya dari Juru Bicara Pemerintah RI untuk penanganan corona Achmad Yurianto. Meski belum bisa memastikan sampel pasien mana yang positif, Herman menyebut besar kemungkinan salah satu dari dua PDP yang meninggal kemarin.

“Satu spesimen positif dari enam yang dikirim. Pada data resmi belum disebut di Sumsel ada yang pasien positif yang meninggal. Tapi kita lihat dari data spesimen sangat dimungkinkan itu adalah satu dari dua PDP yang meninggal. Karena data yang terakhir dikirim yang itu,” ujar Herman Deru.

Deru mengatakan, pasien meninggal yang kemungkinan positif virus corona yakni JS (54) laki-laki warga Palembang. Diketahui, JS memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta sebelum akhirya dirawat di RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang pada 19 Maret. JS mengeluhkan sesak napas, batuk berdahak kunin, demam dan mual.

“Secara resmi, Sumsel saya tegaskan baru satu yang resmi terpapar Covid-19. Status sudah dinaikkan menjadi tanggap darurat. Kita juga akan menggunakan kewenangan berdasarkan Inpres nomor 4 tahun 2020 untuk alokasi anggaran Rp100 M untuk antisipasi ini,” ujar Herman.

Lihat Juga :  Harimau di Muara Enim Masuk Perangkap, BKSDA Evakuasi ke Lampung

Sementara berdasarkan data Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Sumsel, terdapat 137 orang dalam pantauan (ODP) dan lima PDP yang masih diisolasi di ruang khusus virus corona RSMH Palembang. Sampel dari PDP tersebut sudah dikirim ke Litbangkes Kemenkes untuk memastikan terpapar virus corona atau tidak.

Sebelumnya, dua PDP (Covid-19) di RSMH Palembang meninggal dunia, Senin (23/3). Dua PDP tersebut yakni pasien laki-laki berusia 53 tahun warga Palembang beserta tenaga medis pria asal Prabumulih berusia 54 tahun.

Pasien dari Prabumulih diketahui merupakan tenaga medis yang baru saja mengunjungi Batam, Kepulauan Riau meninggal pada pukul 06.15. Pasien tersebut mulai dirawat di ruang isolasi RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang sejak Kamis (19/3/2020) setelah dirujuk dari RSUD Prabumulih. Sementara pasien laki-laki warga Palembang meninggal pada pukul 05.45 hari yang sama dan memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*