Ronaldo Dinyatakan Bersalah Terkait Selebrasi, Sinyal Bakal Didenda Ratusan Juta

DIDENDA - Christian Ronaldo terancam didenda setara ratusan juta rupiah akibat selebrasi kontroversialnya yang dilakukan usai cetak hattrick di laga 16 besar Liga Champion melawan Atletico Madrid.

MATA ANGIN — Bomber Juventus Cristiano Ronaldo, dinyatakan bersalah oleh Federasi Sepakbola Eropa, UEFA, karena selebrasi yang dilakukannya saat laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, Selasa (12/3/2019) lalu.

Selebrasi yang Ronaldo lakukan serupa dengan yang dilakukan pelatih Atletico, Diego Simeone, saat timnya menekuk Juventus pada leg pertama.  Pada leg kedua, Juventus menang 3-0 atas Atletico Madrid dengan Ronaldo sebagai pencetak ketiga gol tersebut.

Kapten Timas Portugal ini melakukan selebrasi dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha seolah-olah, pemain berusia 34 tahun ini membalas aksi Simeone dua pekan lalu.

Namun, tidak hanya itu, selebrasi kontroversial Ronaldo juga diduga ditujukan untuk suporter Atletico Madrid yang hadir di Stadion Allianz karena memang Ronaldo melakukannya di depan ribuan fans klub ibu kota Spanyol itu. Karena hal itu, UEFA memutuskan Ronaldo bersalah atas selebrasi yang dia lakukan.

Lihat Juga :  Kas Hartadi Resmi Tukangi Sriwijaya FC : Ini Seperti Kembali ke Rumah Saya Sendiri

Menurut hasil investigasi yang dilakukan pada laga babak 16 besar Liga Champions antara Juventus vs Atletico Madrid pada 12 Maret di Italia, UEFA memutuskan untuk mendakwa Juventus karena pemain mereka, Cristiano Ronaldo, melanggar aturan kedisplinan. Selanjutnya, kasus ini akan diumumkan hasilnya pada 21 Maret 2019.

Meski terbukti bersalah, Ronaldo kemungkinan tidak akan mendapat hukuman berat. Dalam kasus Simeone, sang pelatih “hanya” mendapat hukuman denda sebesar 18.000 pound (Rp 339 juta rupiah). Ronaldo pun diperkirakan akan mendapat denda serupa terkait perilakunya tersebut. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*