Petugas KPPS di Palembang Tewas Kecelakaan Usai Ambil Logistik 

KPU Sumsel mulai rekaptulasi suara pada 9-12 Mei 2019. (Narazaya Ilmi)

MATA ANGIN — Sumarjono Utomo, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 014 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang, Sumatera Selatan meninggal dunia akibat kecelakaan saat hendak mengambil logistik pemilu. Sumarjono mengembuskan napas terakhir, Senin (29/4/2019) pukul 23.00 usai beberapa hari dirawat di RS Dr Mohammad Hoesin Palembang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana membenarkan kabar tersebut.  Sumarjo mengalami kecelakaan di Jalan Pangeran Ayin Palembang saat mengambil logistik pemilu. Kecelakaan membuat kondisinya kritis dan dirawat di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

“Tadi pagi kami dapat kabar kalau salah satu petugas KPPS meninggal dunia di rumah sakit. Kami berencana menemui keluarga untuk menyampaikan belasungkawa,” ujar Kelly, Selasa (30/4/2019).

Kelly berujar, dengan meninggalnya Sumarjono maka total petugas KPPS yang meninggal di Sumsel menjadi 17 orang. Sementara puluhan orang lainnya yang sakit dan dirawat di rumah sakit menjalani rawat inap.

Yang dirawat, ujar Kelly, ada yang karena kelelahan, sakit, dan kecelakaan. Seperti yang sudah disampaikan KPU RI, ahli waris petugas pemilu yang meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar Rp36 juta. Cacat permanen mendapatkan Rp30,8 juta, luka berat Rp16,5 juta, dan luka sedang sebesar Rp 8,25 juta.

Lihat Juga :  Cegah Corona, TK Hingga SMP di Palembang Libur 2 Pekan

“Untuk penyerahan santunannya kami masih menunggu juknis dari pusat. Insyallah Mei sudah bisa diberikan. Selain dari KPU juga nanti ada santunan dari gubernur, walikota, dan bupati masing-masing daerah,” ujar dia. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*