Pasukan Koalisi Bombardir Benteng Terakhir, ISIS Dinyatakan Kalah

BOMBARDIR - Pasukan Koalisi membombardir benteng terakhir yang dikuasai pasukan ISIS. (Twitter Mustafa Bali)

MATA ANGINIslamic State of Irac and Suriah (ISIS) dinyatakan kalah setelah koalisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat merebut benteng pertahanan terakhir di Suriah. Kemenangan SDF tersebut diklaim mengakhiri kekhalifahan ISIS sejak 2014 lalu.

Seorang juru bicara SDF menyatakan ISIS telah menderita 100% kekalahan teritorial. Kelompok ekstremis radikal bernuansa khalifah Islam tersebut sejak 2014 lalu merebut 88 ribu kilometer persegi teritori yang pernah dimiliki oleh negara Irak dan Suriah.

Seperti dikutip dari BBC, aliansi SDF yang dipimpin Kurdi memulai serangan terakhirnya terhadap ISIS pada awal Maret, untuk menggempur sisa milisi yang bersembunyi di Desa Baghuz, Suriah bagian timur. Aliansi itu terpaksa memperlambat serangannya setelah diketahui bahwa sejumlah besar warga sipil juga ada di sana, berlindung di gedung, tenda, dan terowongan.

Mustafa Bali, Kepala kantor Media SDF, dalam cuitannya di twitter mengatakan, Pasukan Demokrat Suriah mengumumkan.

”Pada hari yang unik ini, kami memperingati ribuan martir yang upayanya memungkinkan kemenangan,” cuit dia.

Meskipun kehilangan wilayah teritori, kelompok ini masih dipandang sebagai ancaman keamanan utama yang mampu meningkatkan serangan di wilayah tersebut dan di seluruh dunia.

Lihat Juga :  Kas Hartadi Resmi Tukangi Sriwijaya FC : Ini Seperti Kembali ke Rumah Saya Sendiri

Pejuang SDF telah mengibarkan bendera kuning mereka di Baghuz untuk merayakan kemenangan mereka, menurut laporan dari tempat kejadian.

Terlepas dari jatuhnya Baghuz, para pejabat AS mengatakan ISIS tidak terkalahkan. Para pejabat AS percaya bahwa ISIS mungkin memiliki 15 ribu hingga 20 ribu pendukung bersenjata yang aktif di wilayah tersebu. Banyak dari mereka dalam sel-sel yang tertidur, dan diperkirakan akan kembali memberontak ketika berusaha membangun kembali.

Bahkan ketika kekalahannya di Baghuz sudah dekat, ISIS merilis rekaman audio yang menantang dari juru bicaranya Abu Hassan al-Muhajir, menyatakan bahwa kekhalifahan belum selesai. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*