Objek Vital dan Publik di Palembang Disemprot Desinfektan

Dua petugas yang mengenalkan alat pelindung diri (APD) menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa sisi stasiun, seperti tangga, lift, kursi, toilet, dan bagian lainnya. (FOTO: IST)

MATA ANGIN, PALEMBANG – Jajaran Polda Sumsel melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah area publik di Palembang. Kegiatan yang sama juga di lakukan hingga ke tingkat Kepolisian Resor di 17 kabupaten/kota.

Langkah ini bertujuan untuk meminimalisasi penyebaran covid-19 di wilayah Sumatera selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi memantau proses penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Ampera, Palembang, Sabtu (14/3/2020). Dua petugas yang mengenalkan alat pelindung diri (APD) menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa sisi stasiun, seperti tangga, lift, kursi, toilet, dan bagian lainnya.

Supriadi mengatakan, langkah ini dilakukan setelah ada perintah dari Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Idham Azis untuk semua jajaran kepolisian melakukan tindakan pencegahan menyebarnya Covid-19. Tidak hanya stasiun LRT, langkah ini juga akan diterapkan di sejumlah area publik seperti pusat perbelanjaan, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Pelabuhan Boom Baru, dan beberapa tempat ibadah.

Penyemprotan desinfektan di Bandara SMB II Palembang, (FOTO: IST)

Langkah ini sebagai upaya untuk mencegah penularan virus covid-19. Apalagi di tempat-tempat umum yang saat ini sering digunakan untuk orang banyak. Supriadi mengapresiasi sejumlah pihak seperti pusat perbelanjaan dan hotel yang telah melakukan hal serupa terlebih dulu. Sejumlah instansi juga telah menerapkan penggunaan thermal gun untuk mengukur suhu tubuh dari orang yang akan masuk ke dalam kantor, hotel, atau tempat publik lainnya.

Namun yang lebih penting adalah mengedukasi masyarakat untuk menjalani hidup sehat mulai dari dirinya sendiri sehingga tidak mudah terjangkit virus ini. “Virus ini bisa menular hanya melalui sentuhan tangan. Untuk itu, budaya cuci tangan sangat penting,” kata Supriadi.

Itulah sebabnya dalam penyemprotan saat itu, sejumlah tenaga kesehatan, Polwan dan Korps Wanita TNI Angkatan darat (Kowad) memperagakan cara cuci tangan yang benar. Pertunjukan ini menjadi daya tarik bagi calon penumpang LRT yang kebetulan datang ke stasiun tersebut.

Lihat Juga :  Terkait Pandemik Covid - 19, Ini Isi Pidato Presiden Jokowi

Supriadi mengatakan, kepolisian Resort di 17 Kabupaten/ Kota juga sudah diinstruksikan untuk menggelar kegiatan serupa. Mudah-mudahan dengan cara ini, covid-19 tidak masuk ke Sumatera Selatan.

Manager Operasi dan Komersial PT Kereta Api Indonesia, Divisi Regional III Miyanto juga mengatakan, sebelum kabar mengenai covid-19 ini menyeruak, langkah pencegahan sudah dilakukan. Mulai dari pembersihan rangkaian kereta dengan disinfektan termasuk membersihkan stasiun segera rutin.

Hanya, saja saat penyebaran virus ini masuk ke Indonesia, proses pembersihan dilakukan lebih intensif lagi. ” Sejak dua minggu yang lalu, kami sudah menyediakan cairan pembersih tangan dan alat pengukur suhu tubuh (thermal gun) di Stasiun Bandara,” katanya.

Bahkan, untuk penumpang yang diketahui sedang mengalami panas tinggi yakni di atas 38 derajat celsius, lanjut Miyanto, dia diarahkan untuk memeriksakan diri ke pos kesehatan yang sudah tersedia di 13 stasiun LRT. “Kami juga tidak mengizinkan mereka menggunakan LRT,” katanya.

Miyanto mengatakan, pencegahan penyebaran covid-19 dari stasiun itu sangat perlu dilakukan. Itu karena lalulintas penumpang yang menggunakan LRT Sumsel cukup banyak. Di hari biasa bisa mencapai 7.000 penumpang di akhir pekan bisa mencapai 12.000 penumpang per hari. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*