Menteri BUMN Target Tol Palembang-Kayuagung Diresmikan 17 Agustus

Barang perlengkapan di Tol Kayuagung-Palembang dicuri dan dirusak oknum tidak bertanggung jawab. (Foto Ilustrasi: Narazaya Ilmi)

MATA ANGIN  Pembangunan Tol Palembang-Kayuagung yang merupakan salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera molor dari target sebelumnya. Menteri BUMN Rini Soemarno mengakui adanya kemoloran jadwal pengerjaan. Hal tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga menghambat proses vakum.

Namun dirinya memastikan jalan tol dari Bakauheni sampai ke Palembang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat saat arus mudik lebaran nanti meskipun belum seluruhnya optimal.

“Bakauheni-Terbanggi Besar sudah operasional, Terbanggi Besar-Kayuagung fungsional dua jalur, Kayuagung-Palembang fungsional satu jalur. Memang yang paling berat adalah Palembang-Kayuagung karena rawa,” ujar Rini di Palembang, Sabtu (25/5/2019).

Rini menjelaskan, Waskita Karya sebagai kontraktor tol melakukan penyedotan air di wilayah rawa. Namun karena curah hujan yang cukup lebat menyebabkan pengerjaan terganggu dan targetnya pun molor. Dari semula target pengaspalan bisa dilakukan pada Juni mendatang, Rini berujar, pengaspalan baru bisa dilakukan mundur dari jadwal tersebut.

“Targetnya sedikit mundur karena curah hujan sangat tinggi. Kita harap penyelesaian [tol] Palembang-Kayuagung di akhir Agustus. Bisa rencanakan pas di Hari Proklamasi 17 Agustus diresmikan,” ungkap dia.

Lihat Juga :  Puluhan Kilogram Sabu dan Pil Enak Gila Diblender Jadi Bubur

Tol Bakauheni-Palembang sudah dilengkapi rest area. Pihaknya pun yakin dapat mengurai kemacetan di jalur lintas timur Sumatera dengan dibukanya jalan tol ini. Waktu tempuh pun dapat dipangkas sehingga pemudik bisa sampai di kampung halaman lebih cepat dari biasanya.

“Untuk rest area di tol Trans Sumatera Bakauheni Palembang masih sementara karena pembangunan belum selesai. Tapi di area itu full kita ada untuk oengisian BBM, mushala, MCK, dan ada juga mengundang UMKM untuk buka warung di sana. Kita berharap masyarakat mau mencoba Trans Sumatera ini. Apalagi terminal ferry di Merak dan Bakauheni sudah sangat bagus,” ungkap Rini. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*