Lokasi MXGP Palembang Dipindah

Lokasi sirkuit MXGP di Palembang dipindah karena tanah di JSC labil dan tidak memungkinkan untuk waktu dekat. (Foto Dok IMI)

MATA ANGIN — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan masyarakat Sumsel yang hendak menonton gelaran Motocross Grandprix (MXGP pada 6-7 Juli mendatang harus membayar tiket. Namun pihak penyelenggara akan menyediakan tiket dengan harga khusus bagi masyarakat Sumsel.

Herman Deru berujar, kesuksesan penyelenggaraan MXGP sangat ditentukan oleh antusias masyarakat Sumsel. Meskipun pihaknya yakin gelaran MXGP akan menyedot datangnya wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, namun tanpa dukungan masyarakat Sumsel pun tidak akan sukses.

“Sekelas Asian Games saja bayar. Pasti untuk nonton MXGP juga bayar. Tapi nantinya harga tiketnya pasti terjangkau,” ujar dia, Kamis (13/6/2019).

Namun dirinya enggan membeberkan besaran harga tiket nonton MXGP 2019. Dirinya berujar, progres persiapan MXGP di Palembang masih berjalan lancar. Meskipun harus pindah lokasi, pembangunan sirkuit belum menemui kendala. Lokasi sirkuit yang tadinya hendak dibangun di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang harus dipindah karena tanah yang masih labil sehingga menyulitkan alat berat masuk ke kawasan tersebut.

Sekretaris Daerah Sumsel Nasrun Umar berujar, lokasi sirkuit dipindahkan ke depan Hotel Wyndham OPI Mall Palembang di Jalan Gubernur HA Bastari.

“Kalau dipaksakan di JSC, diperkirakan akan memakan biaya yang besar dan waktu lebih lama untuk membangunnya.

Lihat Juga :  Tahun Ini, Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Jetski

Rencananya, sirkuit akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar, lebih kecil dari lahan yang sudah disiapkan sebelumnya yakni 10 hektar. Nasrun berujar, luas lahan tersebut sudah mencukupi dari total lahan yang dibutuhkan panitia penyelenggara. Tim ahli yang didatangkan dari Yunani dan Rusia sudah ada di lapangan untuk melakukan pembangunan.

“Mereka sudah tiba sejak satu minggu yang lalu. Pembangunan sirkuit ditargetkan selesai 1 Juli mendatang. Pemerintah daerah bertugas untuk mendukung panitia pelaksana dari pusat untuk melanacarkan kejuaraan ini. Apapun yang dibutuhkan oleh panitia pelaksana kami akan fasilitasi,” ujar Nasrun.

Meskipun pembangunan sirkuit bersifat sementara, namun Pemprov Sumsel akan melihat potensi ke depan, apakah sirkuti bisa dipermanenkan di JSC untuk melengkapi kawasan olahraga tersebut. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*