Kemendikbud : 28 September Batas Akhir Daftar Subsidi Internet Belajar Daring

Semenjak pandemi COVID-19, semua siswa melakukan metode pembelajaran Daring (FOTO: IST)

MATA ANGIN, PALEMBANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberi kesempatan bagi pihak sekolah maupun kampus untuk mendaftarkan nomor ponsel peserta didik dan pendidiknya ke Data Pokok Pendidikan dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi hingga 28 September 2020.

Kesempatan kembali dibuka bagi sekolah dan kampus agar mendapatkan subsidi kuota internet selama pandemi Covid-19.

“Tanggal 15 September kesempatan kedua. Tanggal 28 September kesempatan ketiga dan terakhir,” kata Sekretaris Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Parisitiyanti Nurwardani.

Sebelumnya Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie mengatakan kesempatan menginput nomor ponsel ke Dapodik dan Pangkalan Data Dikti dibuka hingga 15 September. Setelah itu, Kemendikbud bakal mengirim data tersebut ke operator.

Namun Kemendikbud masih mendapati sekolah atau kampus yang belum menginput nomor ponsel seluruh pendidikan dan peserta didik, sehingga kesempatan masih terbuka untuk mendapatkan subsidi kuota internet.

Mengutip data terbaru PD Dikti, terdapat 1.146.425 nomor ponsel mahasiswa dan 133.965 nomor ponsel dosen yang sudah terinput. Dari jumlah tersebut, belum ada kuota yang dikirim operator ke penerima subsidi.

Lihat Juga :  Polda Sumsel Siagakan 100 Personel Khusus Cegah Virus Corona

Rencananya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bakal menggunakan anggaran Rp7,2 triliun untuk membelikan kuota internet bagi siswa, guru dan dosen selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilaksanakan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Selama September-Desember 2020, siswa bakal menerima 35 gigabyte per bulan, guru menerima 42 gigabyte per bulan, serta mahasiswa dan dosen menerima 50 gigabyte per bulan. (sidi sutan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*