Israel Direncanakan Ikut, Keamanan Piala Dunia U-20 2021 Bakal Diperketat

Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat menggelar pers confrence di Palembang, Selasa (11/2/2020)/(FOTO: NARAZAYA ILMI/MATAANGIN)

MATA – ANGIN, PALEMBANG – Ketua PSSI Mochammad Iriawan menyoroti kesiapan pengamanan dalam gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia mendatang.

Pengamanan menjadi hal yang sangat diperhatikan kesiapannya untuk gelaran yang rencananya akan diselenggarakan di enam kota di Indonesia ini.

Ia mengatakan, dalam rapat terbatas yang telah dilakukan dengan Presiden RI Joko Widodo, PSSI telah membahas perihal keamanan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dengan Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kejaksaan Agung. Dirinya mengkhawatirkan kondisi keamanan apabila Israel turut bertanding dalam gelaran tersebut.

“Kalau babak penyisihan wilayah timur Israel masuk bagaimana? Ini pengamanan harus luar biasa. Apa pun alasannya, ini olahraga sehingga pemerintah harus memikirkan ini,” ujar Iwan saat berkunjung ke Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumsel, Selasa (11/2).

“Karena kalau Israel masuk tidak kita akomodir, akan jadi masalah besar. Berkaitan dengan masalah sepak bila di dunia ini, ini jadi catatan,” tambah dia.

Dirinya berujar, Palembang menjadi salah satu dari 11 kota calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Dari 11 kota tersebut, enam diantaranya yang akan terpilih. Pihaknya menilai kesiapan kota yang menjadi tuan rumah dari segi venue lokasi bertanding, transportasi dan akomodasi dan fasilitas medis.

“Kesiapan pertama, stadion utama bagaimana kesiapannya. Lalu akomodasi, transportasi, keamanan, medisnya juga demikian. Jarak dari stadion utama ke hotel tidak boleh lebih dari 60 menit. Jarak dari hotel ke tempat latihan tidak lebih dari 30 menit,” kata Iwan.

Selain itu, pihaknya pun menilai dari stadion-stadion pendukung yang berada di sekitar stadion utama. Pihaknya mensyaratkan ada empat stadion pendukung yang ada di sekitar stadion utama. Setelah melakukan peninjauan di Palembang, masih ada kekurangan fasilitas dan infrastruktur yang kurang di stadion pendukung.

Lihat Juga :  Tekuk Tottenham, Man City Salip The Reds ke Puncak Klasemen Sementara Liga Inggris

Namun secara umum, kompleks olahraga Jakabaring Sport City dinilainya siap untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 2021 mendatang. PSSI, ungkap Iwan, tidak menspesialkan stadion yang berada di Pulau Jawa menjadi tuan rumah.

“Kita tidak lihat stadion di Jawa atau luar Jawa, kita lihat kesiapan saja. Belum ada yang pasti daerah lain juga. Peluangnya masih sama,” kata dia.

Apabila nantinya Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah, Kementerian PUPR bersama pemerintah daerah harus berkonsolidasi dalam menyempurnakan venue dan seluruh kesiapan fisik yang dibutuhkan sesuai standar yang diinginkan FIFA.

“Peluang [Palembang] jadi tuan rumah sedang kami lihat, secara pengalaman Sumsel sudah sering menjadi tuan rumah event olahraga internasional. Yang terpenting kepala daerah betul-betul atensi terhadap kesiapannya. Nanti Maret kita dengan FIFA akan kembali ke sini, diskusikan dengan hasil bidding sekaligus kesiapan daerah, SDM, kemudian fasilitas, juga kepala daerahnya bagaimana tentang world cup ini,” ujar dia. (narazaya ilmi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*