Hendak Cari Burung, Zumarik Tewas saat Menginjak Jebakan Babi yang Dialiri Listrik

Korban ditemukan tidak bernyawa. Diduga saat hendak mencari burung, korban terinjak jebakab babi yang dialiri listrik (FOTO: IST)

MATA ANGIN, SEKAYU – Zumarik, (30) warga Desa Wonorejo Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin meregang nyawa saat dirinya tak sengaja terinjak jebakan babi bermuatan listrik di lokasi kebun sawit milik warga di Desa Mendis Jaya .

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (17/2/2020). Menurut Kapolsek Bayung Lencir AKP Jon Roni Hasibuan, kejadian tersebut bermula saat korban bersama rekannya Sunarto berboncengan mengendarai sepeda motor dari Desa Wonorejo untuk berburu mencari burung di kebun sawit tersebut.

“Setibanya di lokasi, korban menyuruh Sunarto menunggu di motor sementara korban sendiri masuk ke dalam kebun untuk berburu mencari burung,” ujar Roni.

Sampai tengah malam, sambung dia, korban yang ditunggu rekannya Sunarto tidak kunjung kembali. Sunarto pun curiga dan meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu mencari rekannya. Pencarian pun dilakukan dan tim menemukan korban sudah tidak bernyawa.

“Kita sudah lakukan olah TKP, hasilnya ditemukan luka bekas sentrum di bagian tangan kanan dan jari tangan jempol kiri dan jari kaki jempol kanan bekas kena sentrum. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Bayung Lencir, pihak keluarga sendiri menolak dilakukan autopsi lalu jenazah korban kita serahkan kepada pihak keluarga,” jelas dia.

Lihat Juga :  MUI Ajak Masyarakat Berikhtiar dan Berkontribusi dalam Pencegahan Covid-19

Selain melakukan olah TKP, lanjut Jon, pihaknya juga melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik kebun. “Masih kita lakukan penyelidikan,” kata dia. Sekdes Mendis Jaya, Catur mengatakan korban merupakan warga desa Wonorejo. “Diduga dia berburu mencari ayam hutan, kesetrum alat setrum babi, pemilik alat setrum kurang tahu siapa,” pungkasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*