Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Semen Baturaja Berbagi 4 Keahlian Kepada Milenial

PT Semen Baturaja Gelar Kelas Kreatif BUMN 2019 di Palembang.

MATA ANGIN  Sebanyak 400 anak muda milenial di Palembang, Sumatera Selatan ikut serta dalam Kelas Kreatif BUMN 2019 yang diselenggarakan PT Semen Baturaja yang melibatkan 400 peserta dari generasi millenial di Kota Palembang, Senin (25/3/2019).

Vice President Corporate Services Management PT Semen Baturaja Ade Chitra Kusuma berujar, kegiatan tersebut merupakan upaya PT Semen Baturaja dalam memantik semangat kreatifitas dan inovasi para generasi muda.

Ade mangatakan, pihaknya menghadirkan 4 narasumber entreprenuer yang dinilai sukses di bidangnya untuk membagikan pengalaman dan keahliannya kepada para peserta.

“4 narasumber dibagi menjadi 4 kelas. Para narasumber akan membekali materi teori dan praktek agar generasi millenial siap menghadapi era revolusi industri 4.0,” ujar dia.

4 Kelas tersebut yakni public speaking oleh Dian Mirza, news anchor, kelas digital marketing/e-commerce oleh Rahmad Priadi yang merupakan penggerak Buka Lapak wilayah Sumatera, kelas make up artist oleh Aby Salam make up artist populer di Palembang dan kelas fesyen desain oleh Brilianto yang merupakan perancang busana.

Kelas Kreatif BUMN juga menghadirkan Abdul Anzisy, pemilik Bakso Granat Mas Azis yang sukses menggeluti bisnis kuliner di kota itu sejak 2011 untuk memberi seminar motivasi dengan tema kewirausahaan.

Lihat Juga :  PKK Desa Riding OKI Produksi Masker dan Bagikan Secara Gratis

“Semen Baturaja sebagai BUMN mengemban misi sebagai agent of change. Selain konsisten mengembangkan industri semen, kita juga mengemban mandat untuk mengedukasi masyarakat untuk menciptakan peluang bisnis baru melalui oengembangan inustri kreatif. Dengan kelas kreatif ini diharapkan tumbuh jiwa wirausaha bagi generasi millenial,” ujar dia.

Dirinya menuturkan, 4 kelas kreatif ini dipilih karena merujuk 2 segmen, tingginya tren dengan segmen profesi.

“Public speaking dan e-commerce ini lagi ngetren dan make up artist dan fesyen desain profesi yang membutuhkan keahlian dengan sentuhan milenial. Dengan ini kita harap muncul wirausaha baru dari milenial,” ujar dia. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*