Gubernur Ajak Badan Usaha Dukung Pengembangan Desa Wisata

Gubernur Sumsel dan Dirut PT Pegadaian saat beraudiensi, Rabu (15/5/2019). (Dok Humas Pemprov Sumsel)

MATA ANGIN — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengharapkan keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Perusahaan Swasta dan lembaga usaha lainnya dapat membantu pemerintah daerah dalam memajukan sektor pembangunan baik fisik maupun non fisik di Sumatera Selatan.

Hal tersebut diungkapkannya saat menerima  jajaran Direksi PT Pegadaian (Persero) yang dipimpin Direktur Utama Kuswiyoto dan jajaran bertempat di ruang Rapat Griya Agung Palembang, Rabu (15/5/2019) malam.

“Sejumlah sektor dapat dijadikan mitra bagi PT Pegadaian. Khususnya membantu desa-desa dalam pengelolaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BumDes),” ujar Deru.

Adapun sektor yang dapat dijadikan sebagai pengembangan usaha bagi PT Pegadaian (Persero) di dalam wadah BumDes lanjut Herman Deru, diantaranya pengembangan desa wisata di kawasan objek wisata seperti di Kota Pagar Alam dan Danau Ranau yang ada di Kabupaten OKU Selatan serta pusat-pusat kerajinan rakyat lainnya yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan di 17 Kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

“Upaya ini setidaknya dapat membantu membangun citra baik bagi PT Pegadaian di mata masyarakat di samping membantu BumDesa dalam hal manajerial dan administrasi,” tambah dia.

Disamping itu, Gubernur berharap PT Pegadaian (Persero) terlibat aktif dalam sejumlah event di Sumsel baik dalam sekala nasional maupun internasional diantaranya event Motocross MXGP, event Tour the Ranau Ranau serta kejuaran Bowling Dunia yang melibatkan sejumlah negara di dunia.

Lihat Juga :  200 Ribu Lebih Kendaraan Lintasi Tol Palindra Selama Arus Mudik 2019

Sementara itu Direktur Utama PT Pegadian (Persero)  Kuswiyoto berujar, bersama Pemprov Sumsel pihaknya memiliki kepentingan bersama dalam mensejahterakan  masyarakat.  Dalam audensinya Kuswiyoto juga memaparkan sejumlah produk PT Pegadaian diantara dalam bentuk tabungan emas, tabungan haji dan sejumlah produk konsumtif lainnya yang pelayanannya cepat dan tidak ribet.

“PT Pegadaian juga ada inovasi lain seperti menjemput nasabah menggunakan aplikasi Ojek Online. Jadi barang yang akan digadaikan bisa dijemput di rumah jika masyarakat tidak ada waktu atau merasa malu datang ke kantor Pegadaian,” ujar dia. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*