Dirawat di Ruang Isolasi Corona, Observasi 1 Pasien di Palembang Tunggu Hasil Lab

Satu orang pasien dirawat di ruang isolasi khusus penderita COVID-19 atau corona di RSMH Palembang, Selasa (18/2/2020). (FOTO: Narazaya Ilmi)

MATA ANGIN, PALEMBANG – Satu orang warga dirawat di ruang isolasi khusus pasien virus COVID-19 atau corona di RS Dr Mohammad Hoesin Palembang (RSMH) sejak Senin (17/2/2020) kemarin. Warga tersebut masih belum ditentukan sebagai suspek virus corona karena masih dalam masa observasi.

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSMH Palembang Zen Ahmad mengatakan, pasien berinisial TH (62) didiagnosa terkena pneumonia karena mengalami radang paru-paru yang dirawat di RS Charitas Palembang sebelum dirujuk ke RSMH. Gejala yang ditunjukkan oleh TH yakni batuk dan sesak napas

Saat menerima rujukan, RSMH diminta untuk melakukan tindakan di ruang isolasi sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan PBB World Health Organization (WHO).

“Kami sebagai rumah sakit rujukan menghormati rumah sakit yang merujuk ke sini. Apa latar belakang (rujukan)-nya kita tidak tahu. Kami lakukan sesuai penanganan standar yang berlaku. Belum pasti penyakit corona,” ujar Zen, Selasa (18/2/2020).

“Pasien didiagnosis ISPA. Tentu saja kami merawat sesuai SOP,” tambah dia.

Untuk memastikan TH tak terkena virus corona, pihak RSMH Palembang telah mengirimkan sampel spesimen diganosasi ke laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jakarta. Setelah hasil tes sampel darah dari laboratorium keluar pasien akan dipindah ke ruang perawatan umum bila tidak terpapar corona.

Namun bila TH positif tertular corona, pasien akan tetap bera di ruang isolasi untuk dilakukan penanganan hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Zen berujar, kriteria pengawasan virus corona terhadap TH tidak memenuhi syarat karena TH tidak menderita demam lebih dari 38 derajat celcius dan melakukan perjalanan ke China.

Lihat Juga :  Kabur, Pasien Covid-19 di PALI Lompat dari Lantai Dua Rumah Sakit

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, tim dokter RSMH masih melakukan penanganan medis terhadap pasien. Saat ini gejala yang ditunjukkan oleh pasien yakni batuk dan sesak napas sedangkan demamnya sudah tidak ada.

Ruang isolasi khusus virus corona terletak di bagian paling belakang kompleks gedung RSMH Palembang dan terpisah dari gedung utama. (FOTO: Narazaya Ilmi)

“Keluarga pasien yang berinisiatif membawa ke rumah sakit karena gejala tersebut, apalagi baru pulang dari Malaysia. Dari keterangan keluarga, pasien memang punya riwayat sakit jantung dan harus selalu kontrol rutin ke Malaysia,” kata Lesty.

Dirinya menegaskan pasien tersebut belum ditetapkan sebagai suspek COVID-19 atau corona karena sampel darah pasien masih diteliti di laboratorium. Pihaknya pun melakukan prosedur pengawasan sesuai SOP yang ditetapkan.

“Statusnya kini pasien dalam pengawasan, belum terduga suspek karena bukan dari daerah endemik virus corona,” kata dia. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*