Bentrok dengan Aparat, 72 Demonstran RUU Ekstradisi Hong Kong Terluka

72 demonstran terluka saat bentrok dengan aparat dalam unjuk rasa penolakan RUU Ekstradisi Hong Kong. (Foto Dok VOA)

MATA ANGIN — Sekitar 72 orang demonstran yang menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Ekstradisi di Hong Kong terluka dalam bentrokan yang terjadi kemarin. Bahkan dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius. Para demonstran saat itu mengepung sejumlah jalan di sekitar gedung Dewan Legislatif menolak pembahasan RUU Ekstradisi.

Seperti dilansir Reuters oleh cnnindonesia.com, Kamis (13/6), bentrokan kembali terjadi ketika polisi berusaha membubarkan unjuk rasa damai yang digelar pada Rabu (12/6) pagi hingga petang. Menurut catatan Otoritas Rumah Sakit Hong Kong, 72 orang terluka dirawat di sejumlah rumah sakit. Sebagian karena terpapar gas air mata dan semprotan merica, serta beberapa lainnya dilaporkan tertembak peluru karet.

Bentrokan kemarin menjadi salah satu yang terburuk sejak mereka lepas dari kekuasaan Inggris pada 1997. Sejak itu Hong Kong selalu bergolak. Padahal, Inggris mensyaratkan China harus menjamin otonomi dan kebebasan penuh terhadap Hong Kong, termasuk pemisahan sistem hukum dan kebebasan berpendapat.

Pelaksana Tugas Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menyatakan tidak ingin RUU Ekstradisi melanggar kesepakatan yang diteken dengan China pada 1997.

Lihat Juga :  BNPB Dukung Lintas Institusi dalam Penanganan Potensi Wabah Penyakit Covid19

“Inggris prihatin akan dampak dari aturan ini mengingat ada banyak warga Inggris di Hong Kong,” kata May di hadapan parlemen.

Sedangkan Uni Eropa mengimbau otoritas Hong Kong berpikir kembali untuk melanjutkan pembahasan RUU itu. Sebab menurut mereka, hal itu akan berdampak luas bukan hanya kepada penduduk Hong Kong, tetapi juga terhadap warga asing serta jaminan keamanan usaha yang selama ini menjadi andalan kawasan itu.

“Kami sangat prihatin kepada penduduk Hong Kong atas keputusan pemerintah mengajukan pembahasan RUU Ekstradisi,” demikian isi pernyataan Uni Eropa. (*/cnnid)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*