Alat Tangkap Ilegal Marak, Nelayan di Banyuasin Melapor ke Menko Kelautan dan Perikanan

Aktivitas Penangkapan Ikan Ilegal dikeluhkan sejumlah nelayan Kabupaten Banyuasin. (FOTO: IST)

MATA ANGIN, BANYUASIN – Sejumlah nelayan di Kabupaten Banyuasin mengeluhkan maraknya aktivitas penangkapan ikan ilegal yang terjadi di perairannya.

Nelayan lokal di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin melalui Kepala Koprasi Nelayan Sumber Bahari Sungsang IV, Ruslan melaporkan aktivitas tersebut ke Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Dr Edi Prabowo.

“Laporan tersebut disampaikan saat beliau tiba di Palembang. Kami menilai jika alat tersebut menghancurkan ekosistem ikan yang ada di perairan kami,” katanya.

Dampak dari aktivitas tersebut, lanjutnya saat berpengaruh pada hasil tangkapan ikan milik nelayan tradisional. Selain ekosistem yang rusak, tentunya masa depan ikan ikan kecil akan berpengaruh.

Lihat Juga :  Serobot Kawasan Latihan Gajah, 10 Warga Ditahan Polisi

“Respons dari Kemenko Kelautan dan Perikanan sangat baik. Mereka akan melakukan melakukan pembinaan dan penindakan tegas terhadap para oknum nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan ilegal tersebut,” katanya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*