AJI Pangkalpinang dan Kedubes Australia Gelar Workshop Jurnalis Hadapi Hoax

Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

MATA ANGIN, PANGKALPINANG Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Kedutaan Besar Australia menggelar workshop bertajuk ‘Profesionalisme Jurnalis Menghadapi Hoax’ di Tanjung Pesona Beach and Resort Sungailiat, Jumat (6/2/2020). Workshop diikuti oleh 50 peserta yang merupakan jurnalis wilayah Bangka-Belitung, perwakilan AJI dari berbagai daerah, mahasiswa, dan masyarakat umum. 

Koordinator AJI Biro Pangkalpinang Barliyanto mengatakan, program ini digelar untuk melatih para jurnalis agar profesional dalam kerja dan bisa memberikan informasi berdasarkan fakta tanpa hoax. Khususnya bagi perkembangan jurnalisme modern di Provinsi Bangka Belitung.

“Di tengah era disrupsi saat ini, jurnalis harus lebih jeli dalam menyajikan fakta,” kata Barli.

Workshop akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama akan diisi oleh Willy Pramudya, ahli pers yang akan memaparkan tentang etik pers pada ranah aturan dan realisasinya serta prinsip penting dalam peliputan dan publikasi berita.

Selanjutnya di sesi dua akan dilanjutkan dengan materi hukum pers mengenai cara menghindari ranjau pidana dan perdata. Materi ini akan diisi oleh, Budisantoso Budiman dari AJI. Acara juga akan dihadiri langsung perwakilan Kedutaan Besar Australia dari Jakarta. Barliyanto menambahkan, acara workshop ini merupakan event terbuka pertama yang diselenggarakan AJI Biro Pangkalpinang.

Lihat Juga :  AJI Kecam Oknum Polisi Yang Aniaya Jurnalis Saat Peringatan May Day di Bandung

“Event ini juga sebagai sosialisasi eksistensi AJI di Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” katanya.

Saat ini AJI Biro Pangkal Pinang secara kepengurusan masih menginduk dengan AJI Kota Palembang. Harapannya tahun ini AJI Biro Pangkal Pinang akan segera disahkan menjadi AJI Kota pada Kongres AJI bulan November 2020 mendatang. Saat ini ada 15 orang jurnalis aktif dari berbagai media massa yang bergabung di AJI Biro Pangkal Pinang. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*