Ada 27 Perselisihan Pemilu Tercatat di Sumsel

Tercatat 27 kasus perselisihan pemilu terjadi di Sumsel saat 17 April 2019 lalu. (Mata Angin/Narazaya Ilmi)

MATA ANGIN — Polda Sumsel mencatat, terdapat 27 kasus perselisihan pemilu yang terjadi di kawasan tersebut pada pemilihan serentak pada 17 April lalu.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, perselisihan tersebut dengan rincian 2 kasus perselisihan pileg DPR RI, 4 kasus perselisihan pileg DPRD Sumsel, serta 21 kasus perselisihan pileg DPRD kabupaten/kota.

“Untuk Pilpres tidak ada kasus perselisihan. Sementara untuk perselisihan pemilu ini dilaporkan ke MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Kapolda Sumsel usai apel pengamanan dalam perselisihan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) di Mapolda Sumsel, Kamis (13/6/2019).

Dirinya berujar,  kasus tersebut tengah menunggu sidang. Instansi terkait bakal dapat menyaksikan sidang di Mahkamah Konstitusi melalui video conference yang diselenggarakan di Universitas Sriwijaya. Kapolda mengimbau para caleg dan parpol yang berselisih untuk hadir dalam video conference.

“Yang berkepentingan saja yang hadir, karena lokasi tidak terlalu besar, nanti terlalu ramai,” ungkap dia.

Pihaknya akan terus melakukan pengawalan dan pengamanan setiap materi yang akan dijadikan alat bukti dalam persidangan tersebut. Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan terutama di tempat persidangan.

Lihat Juga :  KPU Sumsel Bakal Mulai Rekapitulasi Suara 9 Mei

“Kami harap sidang perselisihan pemilu ini berjalan lancar dan aman serta kondusif,” ujar dia.

Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan berujar, saat ini semua personel sudah di BKO kan ke Polda Sumsel dan disiagakan disetiap pos pengamanan untuk mengawal berjalannya sidang perselisihan hasil pemilu.

“Anggota ini akan melekat ke Polda Sumsel, sehingga saat terjadi protes maka akan langsung diturunkan bersama anggota Polda Sumsel. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan perselisihan dapat diselesaikan dengan baik,” kata dia. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*