23 Jurnalis AJI Ikuti Uji Kompetensi di Bangka Belitung

Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

MATA ANGIN, PANGKALPINANG – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ). UKJ akan digelar mulai 8-9 Februari 2020 di Tanjung Pesona Beach and Resort Sungailiat.

UKJ merupakan program strategis dari AJI untuk meningkatkan profesionalisme terutama ketaatan jurnalis kepada kode etik jurnalistik (KEJ), dan independensi jurnalis anggota AJI. UKJ ini akan diikuti oleh 23 jurnalis anggota AJI Biro Pangkalpinang dan kota lainnya di Indonesia. 

Koordinator AJI Biro Pangkalpinang Barliyanto mengatakan, UKJ adalah prosedur untuk mendapatkan sertifikasi kompeten bagi jurnalis yang diamanatkan Dewan Pers.  Penyelenggaraan UKJ tetap mengikuti standar Dewan Pers yang disesuaikan dengan visi dan misi serta nilai-nilai yang diperjuangkan AJI sebagai organisasi profesi jurnalis.

“AJI sendiri adalah satu dari 27 lembaga yang diakui oleh Dewan Pers sebagai lembaga uji kompetensi. Saat ini AJI Biro Pangkal Pinang masih menginduk pada AJI Palembang. Harapannya tahun ini kita disahkan di Kongres sebagai AJI Kota sendiri,” kata Barliyanto.

Barli menambahkan, dalam waktu dekat dengan difasilitasi AJI Palembang, Aji Biro Pangkal Pinang akan membuka rekrutmen anggota. Pada dua hari sebelumnya, AJI bersama Kedutaan Besar Australia menggelar workshop bertajuk ‘Profesionalisme Jurnalis Menghadapi Hoax’ di Tanjung Pesona Beach and Resort Sungailiat, Jumat (6/2/2020).

Workshop diikuti oleh 50 peserta yang merupakan jurnalis wilayah Bangka-Belitung, perwakilan AJI dari berbagai daerah, mahasiswa, dan masyarakat umum. 

Koordinator AJI Biro Pangkalpinang Barliyanto mengatakan, program ini digelar untuk melatih para jurnalis agar profesional dalam kerja dan bisa memberikan informasi berdasarkan fakta tanpa hoax. Khususnya bagi perkembangan jurnalisme modern di Provinsi Bangka Belitung.

Lihat Juga :  Gelar Konpers Tanpa Jaga Jarak, Kemenkomarves Dikecam

“Di tengah era disrupsi saat ini, jurnalis harus lebih jeli dalam menyajikan fakta,” kata Barli.

Workshop akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama akan diisi oleh Willy Pramudya, ahli pers yang akan memaparkan tentang etik pers pada ranah aturan dan realisasinya serta prinsip penting dalam peliputan dan publikasi berita.

Selanjutnya di sesi dua akan dilanjutkan dengan materi hukum pers mengenai cara menghindari ranjau pidana dan perdata. Materi ini akan diisi oleh, Budisantoso Budiman dari AJI. Acara juga akan dihadiri langsung perwakilan Kedutaan Besar Australia dari Jakarta. Barliyanto menambahkan, acara workshop ini merupakan event terbuka pertama yang diselenggarakan AJI Biro Pangkalpinang. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*